MPI UIN SMH Banten Gelar Reviu Kurikulum OBE 2026 Bersama Pakar Indonesia–Malaysia

Serang, 13 Mei 2026 – Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten menyelenggarakan Reviu Kurikulum Outcome Based Education (OBE) MPI 2026 yang dirangkaikan dengan agenda International Visiting Scholar. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan mutu akademik sekaligus internasionalisasi kurikulum di lingkungan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan. Kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber pakar, yaitu Dr. Andi Prastowo, M.Pd.I (UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta) serta Dr. Mohd Syaubari Bin Othman dan Dr. Mohd Ridhuan Bin Mohd Jamil dari Faculty of Human Development, Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI), Malaysia.

Acara turut dihadiri oleh Wakil Dekan I FTK UIN SMH Banten, Dr. Supardi, M.Pd., Ph.D, Kaprodi MPI, Sekprodi MPI, dosen homebase MPI, alumni, mahasiswa, serta pengguna lulusan (stakeholder). Dalam sambutannya, Wakil Dekan I FTK menegaskan bahwa implementasi OBE menjadi instrumen penting dalam peningkatan mutu pendidikan tinggi. “OBE memastikan bahwa setiap proses pendidikan berorientasi pada capaian pembelajaran yang terukur, relevan, dan mampu menjawab kebutuhan global,” ujarnya.

Sementara itu, Kaprodi MPI menyampaikan bahwa reviu kurikulum ini merupakan langkah strategis dalam proses transformasi akademik Program Studi MPI. “Kurikulum MPI 2026 dirancang untuk memperkuat profil lulusan yang unggul, adaptif, dan berdaya saing internasional,” ungkapnya. Sekretaris Program Studi MPI menambahkan bahwa keterlibatan berbagai pemangku kepentingan menjadi elemen penting dalam penyempurnaan kurikulum. “Partisipasi dosen, alumni, mahasiswa, dan pengguna lulusan menjadi dasar utama dalam memastikan kurikulum selaras dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan pendidikan,” jelasnya.

Para narasumber juga memberikan penguatan akademik terkait implementasi OBE dalam pendidikan tinggi. Dr. Andi Prastowo menekankan pentingnya penguatan capaian pembelajaran yang terukur dan sistematis, sedangkan akademisi UPSI Malaysia menyoroti pentingnya kolaborasi internasional, digitalisasi pendidikan, serta penguatan kompetensi global lulusan.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen UIN SMH Banten dalam memperkuat kualitas akademik, meningkatkan relevansi kurikulum, serta memperluas jejaring internasional melalui kolaborasi akademik Indonesia–Malaysia. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Prodi MPI UIN SMH Banten berharap dapat menghasilkan kurikulum berbasis OBE yang lebih adaptif, inovatif, dan berstandar global.