Dosen MPI UIN Banten Jadi Narasumber Kuliah Umum Metodologi Penelitian di UIN Sultanah Nahrasiyah, Lhokseumawe
Lhokseumawe, 22 Mei 2026 — Dosen Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Dr. H. Juhji, menjadi narasumber utama dalam kegiatan kuliah umum bertema “Penguasaan Metodologi Penelitian: Penguatan Langkah-Langkah Penelitian yang Tepat, Etis, serta Inovatif dalam Membangun Budaya Riset yang Unggul” yang diselenggarakan oleh Program Studi PGMI berkolaborasi dengan Program Studi PIAUD Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Sultanah Nahrasiyah, Jumat (22/5/2026).


Kegiatan yang berlangsung penuh antusias tersebut dihadiri lebih dari 230 peserta yang terdiri atas mahasiswa, dosen, dan guru dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Peserta berasal dari sejumlah kampus, di antaranya UIN Sultanah Nahrasiyah, UIN Mataram, dan UIN Riau, serta berbagai program studi seperti PGMI, PIAUD, MPI, dan jurusan lainnya.
Acara dipandu oleh Liza Saputri, mahasiswa PGMI, sebagai pembawa acara, sementara jalannya diskusi dimoderatori secara interaktif oleh Naziratul Ulfa, mahasiswa PIAUD. Kegiatan diawali dengan sambutan Ketua Jurusan PGMI, Dr. Sarah Fazilla, yang menekankan pentingnya penguatan metodologi penelitian bagi mahasiswa dan akademisi dalam menghadapi tantangan pendidikan dan riset di era modern.
Kuliah umum tersebut secara resmi dibuka oleh Dekan FTIK, Dr. Jumat Barus. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa budaya riset unggul harus dibangun melalui proses penelitian yang sistematis, etis, dan inovatif agar mampu menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Sebagai pemateri utama, Dr. H. Juhji menyampaikan materi secara mendalam mengenai tahapan penelitian yang tepat, pentingnya etika penelitian, serta inovasi dalam pengembangan budaya akademik dan riset di perguruan tinggi. Penyampaian materi berlangsung komunikatif dan inspiratif sehingga mampu memotivasi peserta untuk semakin aktif dan produktif dalam kegiatan penelitian.
Dalam pemaparannya, beliau menyampaikan pesan inspiratif bahwa, “Penelitian yang hebat adalah penelitian yang selesai dan bermanfaat bagi banyak orang.” Pesan tersebut mendapat perhatian besar dari peserta dan menjadi motivasi untuk terus menghasilkan penelitian yang aplikatif dan berdampak luas.
Setelah sesi pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berlangsung sangat aktif. Para peserta mengajukan berbagai pertanyaan terkait penelitian yang baik, etika penelitian, hingga pandangan pemateri mengenai pengembangan riset di perguruan tinggi. Seluruh pertanyaan dijawab secara mendalam dan memuaskan sehingga menambah wawasan peserta mengenai metodologi penelitian.
Melalui kegiatan kolaboratif ini, diharapkan mahasiswa dan seluruh peserta mampu meningkatkan pemahaman tentang metodologi penelitian sekaligus membangun semangat kolaborasi dan budaya riset yang unggul, kreatif, inovatif, serta berintegritas di lingkungan akademi











